INGAT!! TUHAN ada di mana-mana. Buanglah Sampah Pada Tempatnya
![]() |
| Imbauan buang sampah pada tempatnya dengan memaku pada pohon di Lapangan Merdeka Pematangsiantar. Foto/An |
Menjaga kebersihan adalah sesuatu hal yang harus terus dijaga dan dikerjakan. Namun dalam prakteknya, urusan soal membuang sampah, terkadang dianggap sepele bahkan kerap kali terabaikan.
Menjaga dan merawat lingkungan sejatinya adalah tugas kita bersama sebagai masyarakat yang hidup, utamanya bagi masyarakat yang sadar akan lingkungan. Jika tidak, maka persoalan hingga musibah akan mengancam kelestarian lingkungan.
Salah satu lokasi di Kota Pematangsiantar, yang juga sebagai taman kota dinamai Taman Bunga atau dengan nama formalnya Lapangan Merdeka. Di tempat ini terdapat banyak pepohonan yang rindang dan fasilitas untuk bersantai-ria bagi siapa saja. Mengunjunginya tak harus mengeluarkan kocek alias gratis.
Dari tempat ini, di mana oksigen diproduksi, khususnya di inti kota dan sekitarnya, adalah sebuah keberuntungan bagi masyarakat Kota Pematangsiantar. Oksigen cuma-cuma ini patut disyukuri.
Selain mensyukurinya, seyogianya tidak lupa bagaimana merawat serta melestarikannya. Ini tugas kita bersama, tua - muda, siapa saja yang mengunjunginya.
Fakta di lapangan, budaya sadar bersih kita masih jauh dari sempurna. Di sana-sini masih ditemukan sampah-sampah berserakan. Belum lagi, fasilitas yang ada, masih ada saja oknum-oknum yang kurang bertanggungjawab untuk menggunakannya sebagaimana fungsinya.
Itu sebabnya, salah satu komunitas yang bernama Komunitas Perempuan Senam Sehat Siantar Simalungun (KPS4) ikut berkontribusi menyerukan agar membuang sampah pada tempat yang ada.
Namun sangat disayangkan, aksi positif mereka harus melukai batang pohon di sana dengan cara memakukan selebaran tersebut. KPS4 dalam selebarannya menuliskan, "INGAT!! TUHAN ada di mana-mana. Buanglah Sampah Pada Tempatnya."
Membacanya memang sedikit menggelikan, karena imbauan tersebut hingga melibatkan Tuhan di dalamnya. Padahal, Tuhan telah menyediakan alam buat kita, dan tugas kita manusialah seharusnya merawat dan melestarikan alam.
Pemerintah, masyarakat, komunitas atau siapa saja, harus tetap bersinergi untuk melestarikan alam. Budaya sadar lingkungan harus terus digalakkan hingga menjadi kebiasaan yang baik dalam keseharian. Jangan kita tunggu murka alam untuk menyadarkan kita. Karena manfaatnya adalah untuk kita sendiri. Salam lestari!
******
Penulis: Abhotneo Naibaho









0 Komentar
Silakan berkomentar!