Menanti Revitalisasi Stadion Sangnaualuh
![]() |
| Ilustrasi. |
Oleh: Abhotneo Naibaho
Kota Pematangsiantar bisa dibilang lama mengalami 'mati suri' dalam bidang keolahragaan. Pasalnya, selain pengaruh tekhnologi canggih yang menggerus perhatian generasi muda dewasa ini, Pemerintah Kota Pematangsiantar tergolong lamban menyikapinya dalam hal menyediakan fasilitas olahraga dan upaya untuk mendorongnya.
Kita tahu bersama, saat ini nasib Gedung Olah Raga (GOR) Kota Pematangsiantar yang terletak di Jalan Merdeka, sama sekali tak berfungsi menggiatkan olahraga oleh karena adanya 'pembiaran' yang cukup lama untuk merevitalisasinya mengingat kondisi gedung yang sudah cukup tua, kondisinya juga tak lagi kondusif. Konon mau merevitalisasinya dengan cara memberi kesempatan kepada calon investor berbiaya fantastis dua ratusan milyar.
Fasilitas keolahragaan lainnya yang juga mengalami 'mati suri' adalah Stadion Sangnauluh Kota Pematangsiantar yang juga sudah terlalu lama mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar untuk merevitalisasinya.
Sempat menjadi kabar baik, ketika di penghujung tahun 2017 lalu Pemerintah Kota Pematangsiantar mulai memerhatikannya dengan cara membuka proses lelang pembangunan untuk dilakukan revitalisasi dengan dana yang dianggarkan berkisar 10 Milyar.
Namun kabar baik dan positif itu tak bertahan lama, oleh karena fakta di lapangan, kini proyek revitalisasi itu kembali mangkrak dengan progres pengerjaan baja yang tampak menjulang, namun sepi dari aktivitas pengerjaannya alias tak lagi berkelanjutan. Entah apa masalahnya, hingga stagnan seperti itu. Kini, siapapun masyarakat bebas masuk ke dalam kompleks stadion untuk bermain oleh karena tak ada lagi security atau pagar pembatas yang sudah blong.
Di tengah arus perubahan yang kian dinamis, semangat keolahragaan harus ada dan harus tetap menjadi kebutuhan, utamanya bagi generasi muda sebagai anak bangsa yang akan menyambung perjuangan kemerdekaan negeri ini. Berbagai kejahatan, selain pemicunya adalah faktor ekonomi, faktor internet juga banyak memengaruhi orang untuk berbuat kejahatan.
Jika Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar benar-benar serius membangun kotanya, proses keseimbangan adalah sangat perlu dilakukan. Keseimbangan dalam hal pembangunan fisik (infrastruktur) pada berbagai sektor, salah satunya fasilitas keolahragaan. Dan yang berikut, yang tak kalah pentingnya, adalah pembangunan manusianya dalam hal kualitas hidup yang positif dan bermakna di tengah-tengah masyarakat.
Maraknya peredaran narkoba, khususnya di generasi muda saat ini, menurut beberapa survei oleh karena mereka mengaktualisasikan diri kepada hal-hal yang buruk (negatif). Jika saja fasilitas keolahragaan memadai dan disertai upaya yang kuat untuk mendorong semangat berolahraga dari Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, maka paling tidak perhatian para generasi muda tidak akan teraktualisasi kepada hal-hal yang buruk.
Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar bersama dengan FORKOPIMDA-nya harus bergandengan tangan membuat formula baru mengalihkan perhatian generasi muda dari dampak-dampak negatif. Agar supaya dengan demikian semangat dan kejayaan Kota Pematangsiantar dalam prestasi berolahraga bisa kembali digalakkan dan diraih. Tidada kata terlambat untuk itu!
Masyarakat Kota Pematangsiantar menanti proses revitalisasi Stadion Sangnauluh agar berjalan dengan lancar hingga tuntas. Dan, nantinya setelah pengerjaannya rampung, harapan masyarakat juga agar fasilitas tersebut dapat digunakan secara maksimal demi meningkatkan semangat keolahragaan. Demikian juga, semoga revitalisasi GOR Pematangsiantar secepatnya menyusul untuk dilakukan revitalisasi dengan konsep yang ril--tidak mengawang-awang meski dengan cara pembangunan yang berkelanjutan.
Jika kedua hal tersebut segera terlaksana dan benar-benar ditanggapi serius serta niat yang kuat dari Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, maka proses pembangunan manusia yang adalah bagian dari 'Revolusi Mental' Presiden Joko Widodo (Jokowi), mulai terlihat dan terimplementasi di kota yang punya motto 'Sapangambei manoktok hitei.
Penulis adalah Jurnalis, tinggal di Kota Pematangsiantar.
Baca Sumber: https://www.hetanews.com/article/138548/stadion-sangnaualuh-riwayatmu-kini









0 Komentar
Silakan berkomentar!